Rabu, 15 Juni 2016

Novel Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian 15

Minggu malamnya setelah capek beresin kamer gw dan Meva duduk-duduk di beranda ngobrol sambil gw sesekali maen gitar warisan Si Gundul. Meva asyik memandang sawah yg seperti berkelip tertimpa sinar bulan. Kedua bola matanya terbenam di balik lensa kacamata yg dia pake."Indah yak?" komentarnya membuka sesi curhat malem ini."Biasa aja," jawab gw pendek."Enggak ah, beda.""Bedanya?""Beda aja.

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda