Novel Sepasang Kaos Kaki Hitam Bagian 15
Minggu malamnya setelah capek beresin kamer gw dan Meva duduk-duduk di beranda ngobrol sambil gw sesekali maen gitar warisan Si Gundul. Meva asyik memandang sawah yg seperti berkelip tertimpa sinar bulan. Kedua bola matanya terbenam di balik lensa kacamata yg dia pake."Indah yak?" komentarnya membuka sesi curhat malem ini."Biasa aja," jawab gw pendek."Enggak ah, beda.""Bedanya?""Beda aja.
Label: Novel SK2H


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda