Novel Laskar Pelangi Bagian 22 (Early Morning Blue)
TEKANANdarahku terlalu rendah. Penderita hipo-tensi tidak bisa bangun tidur dengan tergesa-gesa. Jika langsung berdiri maka pandangan mata akan berkunang-kunang lalu bisa-bisa ambruk dan kembali tidur dalam bentuk yang lain. Sebuah konsekuensi yang mengerikan.Namun, Samson sungguh tak punya perasaan. Ia membabat kakiku tanpa ampun dengan gulungan tikar lais saat aku se-dang tertidur lelap."Bangun
Label: Novel Laskar Pelangi


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda